SUMBERINFO.ID, PAREPARE – Pemerintah Kota Parepare kembali mengharumkan nama Indonesia di tingkat internasional. Inovasi pelayanan publik Berdaya Srikandi berhasil meraih Award Winner pada kategori Gender-responsive Public Services dalam ajang United Nations Public Service Awards (UNPSA) 2026 yang diumumkan pada rangkaian United Nations Public Service Forum (UNPSF) di Tbilisi, Georgia.
Prestasi tersebut menjadikan Berdaya Srikandi sebagai satu-satunya inovasi dari Indonesia yang meraih penghargaan utama. Sementara dua inovasi lainnya, MAGMA dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral serta SISKEUDES dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), masing-masing memperoleh Honourable Mention. Secara keseluruhan, Indonesia berhasil meraih penghargaan pada tiga dari empat kategori UNPSA 2026.
Wakil Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Purwadi Arianto, mengatakan keberhasilan tersebut membuktikan bahwa inovasi daerah memiliki peran penting dalam memperkuat kualitas pelayanan publik nasional.
"Penghargaan ini menunjukkan bahwa pemerintah daerah mampu melahirkan inovasi pelayanan publik yang tidak hanya baik secara administratif, tetapi juga berdampak langsung bagi masyarakat. Berdaya Srikandi menjadi contoh bahwa pelayanan publik yang responsif gender dapat dirancang secara kreatif, kontekstual, dan mampu menjawab kebutuhan kelompok masyarakat yang selama ini membutuhkan dukungan lebih besar," ujar Purwadi.
Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, menyampaikan rasa syukur atas pengakuan internasional tersebut. Menurutnya, penghargaan ini bukan hanya menjadi kebanggaan bagi Pemerintah Kota Parepare, tetapi juga menjadi motivasi untuk terus menghadirkan pelayanan publik yang inovatif dan berdampak bagi masyarakat.
"Penghargaan ini adalah inspirasi besar bagi kami di Pemerintah Kota Parepare untuk terus berbenah menghadirkan layanan publik yang akuntabel, transparan, dan berdampak. Inovasi harus lahir dari kepekaan terhadap kebutuhan masyarakat, dikerjakan dengan budaya kerja yang produktif, dan digerakkan oleh ide-ide kreatif untuk meningkatkan kesejahteraan serta kualitas sumber daya manusia di Parepare," kata Tasming.
Tasming menegaskan bahwa Berdaya Srikandi tidak akan berhenti pada penghargaan semata. Pemerintah Kota Parepare berkomitmen mengembangkan inovasi tersebut ke sektor-sektor lain agar manfaatnya semakin luas.
"Kami berkomitmen untuk terus mengembangkan Berdaya Srikandi ke sektor-sektor lainnya. Kelompok yang telah berjalan akan terus kami rawat, kami kuatkan produksinya, kami dorong kualitasnya, dan kami perluas dampaknya. Harapan kami, pelayanan publik di Indonesia, khususnya di daerah, terus berbenah menjadi lebih profesional, tangguh, cekatan, dan semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat," ujarnya.
Kepala Dinas Pertanian, Kelautan dan Perikanan Kota Parepare, Wildana, menjelaskan bahwa kekuatan utama Berdaya Srikandi terletak pada model pemberdayaan yang menghubungkan sarjana perempuan lokal yang belum bekerja dengan perempuan pesisir yang membutuhkan pendampingan ekonomi.
"Keunggulan utama Berdaya Srikandi adalah rantai pemberdayaannya. Sarjana perempuan lokal yang sebelumnya belum bekerja diberi ruang menjadi pendamping, penggerak, dan fasilitator. Mereka kemudian mendampingi perempuan pesisir yang awalnya belum memiliki pekerjaan atau penghasilan tetap. Jadi, inovasi ini tidak hanya memberdayakan perempuan pesisir, tetapi juga membuka ruang produktif bagi sumber daya manusia perempuan lokal," jelas Wildana.
Ia menambahkan, pendekatan budaya menjadi kunci keberhasilan Berdaya Srikandi karena membuat program lebih mudah diterima masyarakat dan mendorong perempuan pesisir menjadi pelaku utama dalam meningkatkan ekonomi keluarga.
Keberhasilan Berdaya Srikandi menjadi bukti bahwa inovasi pelayanan publik dapat lahir dari kemampuan pemerintah daerah membaca kebutuhan masyarakat dan menghadirkan solusi yang sederhana, namun berdampak luas. Penghargaan internasional ini sekaligus memperkuat posisi Parepare sebagai daerah yang inovatif dalam menghadirkan pelayanan publik yang inklusif, responsif, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.(*)
