SUMBERINFO.ID, LUWU – Bupati Luwu H. Patahudding menegaskan tidak boleh ada lagi tindakan pemalangan yang menghambat aktivitas investasi di Kabupaten Luwu. Menurutnya, investasi yang masuk ke daerah harus dijaga bersama karena menjadi salah satu penggerak utama peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Penegasan itu disampaikan Patahudding saat menghadiri kegiatan Penguatan FORDES MATAPPA, peluncuran Program Jaga Desa, serta penandatanganan Nota Kesepahaman peningkatan kesejahteraan desa pada jalur mobilisasi pertambangan yang berlangsung di Aula Rumah Jabatan Bupati Luwu, beberapa waktu lalu.
Bupati menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Luwu berkomitmen menciptakan iklim investasi yang aman, tertib, dan kondusif. Menurutnya, investasi tidak akan mampu memberikan manfaat maksimal apabila terus dihadapkan pada berbagai hambatan yang justru merugikan masyarakat itu sendiri.
“Hadirnya program ini, ke depannya kita bisa berkolaborasi, bagaimana kita bersama-sama menjaga kampung kita, agar investasi yang masuk di Kabupaten Luwu dapat berjalan aman. Sehingga dapat membawa dampak positif, membawa asas manfaat untuk masyarakat Kabupaten Luwu,” ujar Patahudding.
Ia menilai Program Jaga Desa menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan perusahaan. Seluruh pihak, kata dia, harus memiliki tanggung jawab yang sama dalam menjaga stabilitas wilayah demi mendukung percepatan pembangunan daerah.
Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada PT Masmindo Dwi Area, Pokja Percepatan Investasi, para camat, kepala desa, serta seluruh pihak yang selama ini berkontribusi mendukung pembangunan di Kabupaten Luwu.
“Dan saya juga terima kasih dengan Pak Dirut MDA, karena selama ini apa yang diminta untuk masyarakat pasti dipenuhi,” katanya.
Secara khusus, Patahudding mengingatkan para kepala desa dan masyarakat agar tidak lagi melakukan pemalangan. Ia menegaskan bahwa tindakan tersebut tidak memberikan keuntungan bagi siapa pun. Sebaliknya, ketika investasi berjalan lancar, manfaat yang dirasakan masyarakat akan jauh lebih besar melalui terbukanya lapangan pekerjaan, tumbuhnya usaha-usaha lokal, hingga meningkatnya perputaran ekonomi di desa.
“Kepada bapak ibu kepala desa, jangan lagi ada palang-palang, kita kan semua mau kerja. Kalau masyarakat tidak kerja, jadi tidak ada manfaat untuk masyarakat,” tegasnya.
Lebih lanjut, Bupati memastikan pemerintah daerah terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia lokal agar mampu bersaing dan menjadi bagian dari pertumbuhan ekonomi yang dihasilkan investasi.
Masyarakat yang telah memenuhi kualifikasi akan didorong untuk masuk ke dunia kerja. Sementara mereka yang belum memenuhi persyaratan akan dibina melalui Balai Latihan Kerja yang telah bekerja sama dengan PT Masmindo Dwi Area, sehingga memiliki kompetensi yang dibutuhkan dan kesempatan kerja yang lebih besar di masa mendatang.
Menurut Patahudding, investasi harus dipandang sebagai peluang bersama yang perlu dijaga, bukan dihambat. Dengan keamanan yang terjaga dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat, investasi diyakini akan menjadi jalan bagi terciptanya kesejahteraan, kemajuan desa, dan pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Luwu. (*)
