Iklan

Iklan

,

Iklan

Wisuda Sarjana XXIII, STAI DDI Parepare Dorong Lulusan Berilmu dan Berakhlak Mulia

10 Okt 2026, 14:18 WIB Last Updated 2026-10-10T06:18:15Z

 


SUMBERINFO.ID, PAREPARE — Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) DDI Parepare mewisuda 62 sarjana dalam Rapat Senat Terbuka Luar Biasa Wisuda Sarjana XXIII Tahun Akademik 2026/2027 di Parepare, Sabtu (10/10/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Darud Da'wah wal Irsyad (PB DDI), Drs. KH. Hilmy Ali Yafie, Koordinator Kopertais Wilayah Sulawesi, Maluku, dan Papua, Dr. KH. Nur Taufiq Sanusi, M.Ag., serta Ketua STAI DDI Parepare, Dr. Muh. Djunaidi, M.Ag.

Hadir pula Pimpinan Pondok Pesantren DDI Ujung Lare, Prof. Dr. KH. Abdul Rahim Arsyad, Lc., M.A., perwakilan Wali Kota Parepare yang juga Kepala Dinas Perpustakaan, H. Ahmad Masdar, M.Si., Ketua PD DDI, unsur Kementerian Agama, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), pimpinan pondok pesantren dan madrasah se-Kota Parepare, tokoh agama, alumni, dosen, orang tua wisudawan, serta warga dan simpatisan DDI.

Pada wisuda tahun ini, STAI DDI Parepare meluluskan 62 sarjana dari Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI).

Ketua STAI DDI Parepare, Dr. Muh. Djunaidi, M.Ag., dalam sambutannya menyampaikan bahwa STAI DDI terus berupaya berkembang di tengah dinamika pendidikan tinggi keagamaan.

Menurut dia, STAI DDI telah melahirkan banyak generasi muda yang diharapkan mampu bersaing dengan lulusan perguruan tinggi lain. Selain menguasai ilmu pengetahuan, para lulusan diharapkan memiliki landasan keagamaan yang kuat dan akhlak mulia.

Ia juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas dosen dan pengelolaan institusi secara profesional untuk mendukung perkembangan kampus.

Sementara itu, perwakilan Wali Kota Parepare, H. Ahmad Masdar, M.Si., menyampaikan harapan pemerintah daerah agar para alumni dapat berkolaborasi dengan pemerintah dalam mendukung pembangunan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Ia juga mengingatkan para lulusan agar mengamalkan ilmu yang diperoleh selama menempuh pendidikan secara profesional dengan tetap menjunjung tinggi akhlak.

Wakil Ketua Umum PB DDI, Drs. KH. Hilmy Ali Yafie, menilai Kota Parepare memiliki hubungan erat dengan perkembangan DDI. Menurut dia, keberadaan DDI yang tersebar di berbagai wilayah kota turut membentuk identitas Parepare sebagai salah satu pusat peradaban dan pendidikan DDI.

Ia juga mengingatkan kembali pemikiran Gurutta KH. Abd. Rahman Ambo Dalle yang menempatkan pendidikan agama Islam sebagai fondasi penting dalam membentuk generasi berakhlak mulia dan membawa keberkahan.

Dalam sambutannya, Hilmy turut menyinggung tiga pilar wilayah DDI, yakni Mangkoso, Ujung Lare, dan Kaballangan, yang memiliki peran dalam perjalanan dan pengembangan pendidikan DDI.

Pada kesempatan yang sama, Koordinator Kopertais Wilayah Sulawesi, Maluku, dan Papua, Dr. KH. Nur Taufiq Sanusi, M.Ag., mendorong STAI DDI Parepare untuk terus mempertahankan dan mengembangkan program pendidikan yang dimiliki.

Ia juga mengapresiasi perkembangan institusi tersebut dan berharap STAI DDI terus meningkatkan jumlah program studi serta memperluas kontribusinya dalam dunia pendidikan tinggi Islam.

Selain itu, ia mengajak para wisudawan untuk ikut mempromosikan STAI DDI kepada keluarga, tetangga, dan masyarakat. Ia juga menyampaikan harapan agar STAI DDI dapat berkembang menjadi Institut Agama Islam (IAI) DDI pada masa mendatang.

Dalam wisuda tersebut, dua wisudawati meraih predikat lulusan terbaik. Putri Rahayu Ningsih, S.Pd., memperoleh indeks prestasi kumulatif (IPK) 3,91, sedangkan Putri Rahayu Dewi Ambarwati, S.Pd., meraih IPK 3,97.

Kegiatan tersebut juga diisi dengan penyerahan buku alumni STAI DDI kepada Tajuddin, S.Pd.I.

Momentum wisuda ini sekaligus menjadi pengingat akan pentingnya peran alumni dalam mendukung kemajuan institusi. Alumni diharapkan berpartisipasi aktif melalui pergerakan dan pengabdian untuk kepentingan umat dan agama.

STAI DDI Parepare terus berupaya mewujudkan generasi yang macca, makebbi, na mabarakka, sebuah ungkapan lokal yang mencerminkan harapan lahirnya generasi berilmu, berakhlak, dan membawa keberkahan.

Iklan